Pelatihan Budidaya dan Pascapanen Jeruk dan Padi di 3 Lokasi Progam ICARE Kalbar (Hari Pertama)
Sambas (22/04) – BRMP Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan rangkaian Pelatihan Budidaya dan Pascapanen Jeruk dan Padi di Kabupaten Sambas sebagai langkah strategis implementasi program ICARE. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis petani dalam kerangka Korporasi Petani yang tersebar di 3 lokasi di Aula Kantor Desa Bekut, Aula SMA 3 Tebas, dan Aula Kantor Desa Sejiram. Kegiatan dihadiri dan dibuka oleh Kepala Balai Besar (Anjar Suprapto, S.T.P., M.P.) pada pelatihan yang dilaksanakan di Desa Sejiram, beliau menyampaikan bahwa pelatihan selama 2 hari ini menargetkan 1.000 petani sebagai indikator target capaian kinerja program ICARE di Kalimantan Barat. Mengingat pentingnya modernisasi pertanian, pelatihan ini menjangkau total 500 petani yang hadir dengan antusiasme tinggi untuk menyerap teknologi budidaya terbaru serta metode pengolahan hasil yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Rangkaian materi inti disampaikan oleh para narasumber yang ahli dibidangnya untuk memastikan terjadinya transfer teknologi yang aplikatif dan tepat guna. Bapak Muhamad Mahfud (POPT) memaparkan strategi pengendalian hama dan penyakit padi beserta praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), sementara Abu Bakar, SP. (PBT) membimbing peserta dalam teknik perbenihan jeruk, termasuk peragaan praktik okulasi untuk menghasilkan bibit jeruk yang unggul dan tahan penyakit. Di sisi lain, Gusti Randy Pratama, S.T., M.Si. (Dosen Agroindustri Pangan) memimpin sesi pascapanen yang menekankan pada penanganan hasil dengan pembuatan produk unggulan seperti jus jeruk, dan tepung beras hingga produk siap makan seperti cendol dan kwetiau.
Edukasi mengenai diversifikasi pangan ini bertujuan agar korporasi petani mampu mengelola potensi hilirisasi secara mandiri dan berdaya saing. Sinergi teknik budidaya presisi dan inovasi pascapanen ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan petani Kabupaten Sambas sebagai pelaku industri yang profesional, modern, dan berkelanjutan.