BRMP Kalbar Gelar Pendampingan Intensif bagi 7 Koperasi Binaan ICARE
Sambas (08/05) - BRMP Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan pendampingan perbaikan proposal Matching Grant (MG) 2026 bagi 7 koperasi binaan Program ICARE Kalimantan Barat di Sekretariat ICARE, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Pendampingan ini dihadiri oleh Tim PIU ICARE BRMP Kalbar, Pengurus dari 7 Koperasi Binaan, Site Manager dan Fasilitator Lapangan serta menghadirkan narasumber Muji Burrohman, M.Ak. (Koordinator Program Studi Akuntansi Sektor Publik - Politeknik Negeri Sambas/POLTESA). Kegiatan ini diawali melalui pendampingan intensif sebelumnya, dimana tim pendamping BRMP Kalbar bersama penyuluh, Site Manager dan Fasilitator melakukan aksi jemput bola ke 7 koperasi binaan untuk melakukan pendalaman bersama pengurus dan anggota guna memastikan kualitas proposal yang lebih tajam dan akurat sebelum memasuki tahap finalisasi hari ini.
Acara dibuka dengan arahan strategis oleh Ketua Tim Teknis (M. Zuhran, SST., MP.), yang menyampaikan apresiasi atas keberhasilan empat koperasi yang telah meloloskan proposal MG pada periode sebelumnya. Beliau menargetkan agar pada periode 2026 ini, seluruh koperasi binaan dapat mencapai keberhasilan yang sama. “Ini kesempatan yang baik, proposal yang disusun harus merepresentasikan kebutuhan riil koperasi serta selaras dalam mendukung program ICARE. Proposal yang berkualitas merupakan kunci utama dalam menarik minat investor serta memaksimalkan potensi bisnis koperasi.” tegas beliau. Senada dengan hal tersebut, Juliadi, A.md., selaku Site Manager menekankan pentingnya pola kerja kolaboratif. “Agar koordinasi dapat berjalan lebih baik dan efektif sebaiknya pendamping dan pengurus saling berkelompok dan memastikan bahwa draf yang disusun dapat langsung ditelaah secara intensif oleh narasumber” pungkasnya.
Sebagai penguatan teknis, Muji Burrohman, M.Ak., memberikan penekanan bahwa kredibilitas proposal sangat bergantung pada landasan data yang akurat. Pembahasan dalam kegiatan ini mencakup detail rencana investasi hibah, akurasi Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga proyeksi keuangan yang komprehensif seperti laba rugi, arus kas, dan neraca, serta analisis kelayakan usaha. Melalui integrasi antara aspek manajerial, bimbingan teknis yang tajam, dan kedisiplinan waktu, diharapkan ketujuh koperasi binaan ICARE Kalimantan Barat dapat menghasilkan proposal perencanaan bisnis yang akuntabel dan kompetitif untuk memenangkan hibah Matching Grant 2026.