BRMP Kalbar Hadiri Tanam Perdana Padi Lokasi CSR Tahun 2025 di Kab. Landak
LANDAK (08/04) - Kepala BRMP Kalbar (Anjar Suprapto, S.T.P., M.P.) bersama tim menghadiri Tanam Perdana Padi Lokasi CSR Tahun 2025 di Desa Temiang Sawi, Kec. Ngabang, Kab. Landak yang diselenggarkan oleh Poktan Semata Tani Andalan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Landak (dr. Karolin Margret Natasa, M.H.), Kepala BBPP Batu (Dr. Ir. Ugik, S.ST., M.Si.), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar, BPTP Pontianak, Kepala DKPP Kab. Landak (Jhon Elak, S,ST.), Kepala BPS Kab. Landak, Katimker Kab. Landak, PPL Ngabang, Camat Ngabang, Manager CU Khatulistiwa Bakti KCP Ngabang, Kades Temiang Sawi, Kades Desa Amboyo Selatan, BP Terus Berkarya, Seluruh Anggota Poktan Semata Tani Andalan, dan tamu undangan lainnya.
Sambutan sekaligus laporan dari ketua Poktan Semata Tani Andalan (Nikolaus Supin) yang menyampaikan bahwa lahan seluas 16 ha yang akan dikelola bertujuan untuk membina petani melalui sistem terintegrasi antara pertanian dan perikanan. Pembinaan kepada petani dilakukan secara intensif oleh PPL. Mengingat lokasi ini merupakan salah satu yang terbaik di Kec. Ngabang, pengembangan difokuskan pada optimalisasi lahan, dengan kebutuhan utama berupa pembangunan jembatan dan perbaikan sistem irigasi.
Selanjutnya sambutan dari Kepala BRMP Kalbar (Anjar Suprapto, S.T.P., M.P.) yang menyampaikan bahwa program CSR yang dikawal bersama pemerintah daerah mencakup luasan 2.125 ha di seluruh Kalbar, sedangkan target Kab. Landak yaitu 107,9 ha dan harus dipastikan seluruhnya dapat ditanami. Apabila lahan tidak segera dimanfaatkan akan berpotensi ditumbuhi gulma. Oleh karena itu, diperlukan pengawalan agar penanaman dapat berjalan optimal. Berbagai kendala di lapangan diharapkan dapat diselesaikan bersama. Pada tahun 2026, dukungan juga diberikan melalui penyediaan benih, dolomit, dan alsintan. Di akhir sambutan, disampaikan apresiasi kepada Ibu Bupati atas dukungannya terhadap sektor pertanian.
Sambutan dan arahan yang terakhir oleh Ibu Bupati Kab. Landak (dr. Karolin Margret Natasa, M.H.) yang menyampaikan Warga yang memiliki lahan di wilayah ini diharapkan tidak mudah menyerah dalam mengelolanya. Kondisi lahan, baik saat kering maupun musim hujan, perlu didokumentasikan sebagai bahan konsultasi dan evaluasi. Petani juga didorong untuk mencatat setiap kendala di lapangan agar dapat didiskusikan bersama berbagai pihak. Dengan demikian, kolaborasi antara petani, kementerian, pemerintah provinsi, dan dinas kabupaten dapat terbangun untuk mendorong pengembangan pertanian yang lebih optimal.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan berupa benih padi Inpari 32 dari BRMP Kalbar serta sprayer dari Ibu Bupati kepada kelompok tani yang hadir.