Dukung Swasembada Pangan: Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam Tahun 2025 pada Zona 1
Kubu Raya, 17 September 2025 - Kepala BRMP Kalimantan Barat yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Layanan Kerja Sama dan Diseminasi Modernisasi Pertanian Agus Subekti S.P., M.P. dan Tim menghadiri Rakor Percepatan LTT Cetak Sawah Rakyat dan Optimasi Lahan dalam Rangka Swasembada Pangan Tahun 2025 Zona 1 Kab. Kubu Raya dan Kota Pontianak yang bertempat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.
Turut hadir Sekretaris Ditjen TP Kementan RI, Sekda Kab. Kubu Raya, Kepala Dinas TPH Prov. Kalbar, Kepala BBPP Batu, BPTP Pontianak, Perum Bulog Kanwil Kalbar, BPS Kalbar, Balai Wilayah Sungai Kalbar, Aster Kodam XII/Tanjungpura, Kasiter Kasrem 121/Abw, DPPP Kota Pontianak, DKPP Kab. Kubu Raya, Dandim 1207/Kota Pontianak, dan Pj. Swasembada Pangan Kab/Kota se-Kalbar.
Pertemuan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kubu Raya (Yusran Anizam, S.Sos, M.Si.), beliau mengharapkan dengan adanya Rapat Koordinasi ini dapat menemukan solusi dan mitigasi masalah pertanian di Kab. Kubu Raya. Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalimantan Barat (Ir. Florentinus Anum, M.Si.) menyampaikan bahwa pentingnya swasembada pangan sebagai program strategis nasional dengan tujuan kecukuan pangan untuk daerah masing-masing dan kesejahteraan petani.
Dalam arahannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI (Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P) menegaskan bahwa diperlukan menyatukan langkah bagaimana tonggak kebangkitan pertanian dapat dikonkritkan.
Diskusi dipimpin oleh Kabid TP Dinas TPH Prov Kalbar (Aswin Hasbarisnandar, S.P.) yang membahas terkait perkembangan SID serta konstruksi Cetak Sawah dan OPLAH 2025, kemudian membahas target dan capaian LTT. Berdasarkan hasil diskusi, disampaikan bahwa capaian LTT (reguler, Oplah, gogo) per tanggal 17 September 2025:
1. Kota Pontianak 31 ha
2. Kabupaten Kubu Raya 2200 ha
Dengan total kesanggupan tanam sampai akhir September pada Zona 1 yaitu 4.059 ha, diharapkan dapat mencapai target untuk mendukung swasembada pangan di Kalimantan Barat.