Panen Padi Demplot 10 ha di Desa Pangkalan Kongsi, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas
SAMBAS - Kamis (22/1), melalui program Kerja Sama Kemitraan Kompetitif / Competitive Grant ICARE Kalimantan Barat oleh Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi (BRMP Padi) melaksanakan kegiatan panen padi di lahan demplot yang berada di desa Pangkalan Kongsi, Kecamatan Tebas, dengan total luas lahan yang dijadikan demplot yaitu 10 ha. Dalam luasan 10 hektar tersebut dibagi 2, diantaranya 5 ha kegiatan Competitive Grant Benih dan 5 ha menggunakan sistem pertanian presisi dengan 6 varietas baru yaitu Inpara 33, Inpara 8, Biosalin 2, Inpara 11 Siam HiZinc, Inpara 12 Mayas, dan Infago 13 Fortiz.
Turut hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar yang diwakili oleh Kepala Bidang POPT (Suyatno, S.P., M.Sos.), Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas (A. Mubarak, S.T.P., M.Si.), Ketua Tim Teknis/PIU ICARE Kalbar (M. Zuhran, SST., M.P.), Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Tebas, Kepala Desa, Site Manager, Fasilitator Lapangan, serta beberapa petani desa Pangkalan Kongsi. Kegiatan diawali dengan display varietas dan uji rasa nasi sekaligus mengunjungi beberapa lahan demplot, yang di pandu oleh Tim BRMP Padi (Dr. Wage Ratna Rohaeni, SP, M.Si.) serta beberapa PPL Kecamatan Tebas, Petani dan undangan lainnya untuk melihat secara langsung progress pertumbuhan padi yang sudah mulai memasuki masa panen.
Dalam sambutannya, Sekretaris Distan KP Sambas (A. Mubarak, S.T.P., M.Si.) mengatakan bahwa varietas unggul yang di tanam ini harus di sebar luaskan dan di tanam lagi dan untuk hasilnya di targetkan bisa mencapai 5 ton, ini harus kita dukung untuk pengembangan benih di Kabupaten Sambas.
Ketua Tim Teknis/PIU ICARE Kalbar (M. Zuhran, SST., M.P.) menyampaikan bahwa untuk di tahun 2025 ini secara keseluruhan ada 14 kegiatan Competitive Grant mendukung program ICARE di Kalimantan Barat salah satunya kegiatan CG Benih dari BRMP Padi. Pada tahun 2026 merupakan peluang yang seluas-luasnya bagi pemilik inovasi mendorong keberlanjutan komoditas jeruk dan padi melalui Competitive Grant ICARE di Kalimantan Barat. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan dukungan dari semua pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung Program ICARE di Kalimantan Barat.