BRMP Kalbar Hadiri Rapat Kerja BRMP Tahun 2026: Perkuat Sinergi dan Akselerasi Kinerja Berintegritas
Jakarta dan Bogor (26-27/02) – Kepala BRMP Kalbar (Anjar Suprapto, S.T.P., M.P.), Kapoksi Program dan Pengujian (Tietyk Katinaty, S.P., M.P.), Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian (Agus Subekti, S.P., M.P.), dan Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian (Sanusi, S.ST.) menghadiri Rapat Kerja BRMP 2026 yang dilaksanakan di Auditorium Gedung F, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, serta berlanjut di Novotel Bogor Golf Resort & Convention Center.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pertanian, Menteri Pertanian (Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P,) menyampaikan bahwa stok beras nasional telah mencapai sekitar 3,5 juta ton dan berpotensi menembus 6 juta ton apabila tren produksi terus meningkat. Menurutnya, capaian ini menjadi fondasi swasembada berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekspor. Program cetak sawah dan optimalisasi lahan terus didorong guna menjaga surplus produksi.
Sementara itu, Kepala BRMP (Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.) menegaskan bahwa BRMP mendapat mandat untuk mengoordinasikan seluruh program Kementerian Pertanian di daerah. Seluruh usulan program CPCL harus melalui BRMP Provinsi sebagai perwakilan Menteri Pertanian, dengan koordinasi bersama Direktur Wilayah. Selain itu, 38.000 penyuluh pertanian, termasuk penyuluh di lingkup BRMP, ditegaskan sebagai perpanjangan tangan kementerian dalam mengawal program swasembada dan hilirisasi.
Pada kesempatan tersebut, jajaran pimpinan BRMP juga menandatangani Komitmen Keterbukaan Informasi Publik dan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Raker turut membahas penguatan pengelolaan Bantuan Pemerintah serta Manajemen Perubahan BRMP berbasis Renstra dan RPJMN 2026–2029.
Melalui Raker ini, BRMP Kalimantan Barat diharapkan semakin solid, adaptif, dan berintegritas dalam mengakselerasi program pembangunan pertanian di daerah.