Perkuat Swasembada Pangan, BRMP Kalbar Hadiri Serah Terima Alsintan di Kabupaten Sambas
Sambas (29/12) — Dalam rangka mendukung percepatan swasembada pangan, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Barat dan tim menghadiri kegiatan Serah Terima Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) prapanen dan pascapanen yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kabupaten Sambas. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Sambas, Wakil Bupati Sambas, Dandim 1208 Sambas, Kapolres Sambas, Kepala Kejaksaan Negeri Sambas, Pimpinan Wilayah Bulog Cabang Singkawang, Kepala Distan KP Kabupaten Sambas, Koordinator Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Sambas, serta Brigade Pangan se-Kabupaten Sambas. Penyerahan alsintan dilakukan secara simbolis kepada beberapa Brigade Pangan, yaitu BP Tangaran Berkarya, BP Paranginan, BP Sahabat Lumpur, BP Taruna Tani, dan BP Buluh Pusaka Bersatu.
Kepala Distan KP Kab. Sambas (Apriadi, S.P., M.M) menyampaikan bahwa Kabupaten Sambas memperoleh dukungan alsintan baik dari Kementerian Pertanian maupun APBD. Total alsintan yang diterima melalui Kementerian Pertanian sebanyak 1.034 unit, meliputi traktor roda dua dan roda empat, transplanter, hand sprayer, combine harvester, drone pertanian, hingga power thresher untuk mendukung kegiatan prapanen dan pascapanen.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP Kalbar (Anjar Suprapto, S.T.P., M.P) menegaskan bahwa Kabupaten Sambas merupakan daerah yang sangat responsif terhadap program swasembada pangan. BRMP Kalbar berperan mengawal dan memfasilitasi pemerintah kabupaten/kota agar program dan bantuan pertanian dapat tersalurkan tepat sasaran. Kabupaten Sambas juga dinilai sebagai lumbung pangan Kalimantan Barat karena mampu mencukupi kebutuhan beras daerahnya sekaligus menyuplai ke wilayah lain.
Sementara itu, Bupati Sambas (H. Satono, S.Sos.I., M.H) menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas komitmen nyata dalam mendukung sektor pertanian daerah. Kabupaten Sambas menjadi salah satu dari 12 kabupaten yang mendapat perhatian serius melalui penyaluran alsintan. Pada tahun 2024, Indeks Pertanaman (IP) Kabupaten Sambas tercatat sebesar 1,78 dengan produksi mencapai 195.000 ton Gabah Kering Giling (GKG). Dengan dukungan alsintan dan kemudahan akses pupuk, produksi padi pada tahun 2025 ditargetkan meningkat menjadi 215.000 ton GKG atau naik sekitar 20.000 ton.
Melalui penyerahan alsintan ini, diharapkan proses budidaya hingga pascapanen dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sekaligus memperkuat peran Kabupaten Sambas sebagai salah satu sentra pangan utama dalam mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan.