Sosialisasi Kegiatan BRMP: Penajaman Program Strategis dan Perencanaan TA 2026
Pontianak (06/01) — Dalam rangka penetapan Rencana Strategis dan Program Kerja Tahun Anggaran 2026, BRMP Kalimantan Barat menyelenggarakan Sosialisasi Kegiatan BRMP, bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor BRMP Kalbar. Kegiatan diikuti oleh pimpinan dan seluruh pegawai BRMP Kalbar sebagai upaya penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi internal.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Kalbar (Anjar Suprapto, S.T.P., M.P.), menekankan pentingnya pertemuan rutin bulanan untuk membahas isu strategis dan permasalahan internal. Disampaikan pula bahwa BRMP saat ini mengalami perubahan signifikan, termasuk peningkatan status organisasi menjadi eselon II dan perubahan pola kerja Kementerian Pertanian yang lebih berorientasi pada output, sehingga diperlukan penguatan sarana prasarana dan sumber daya manusia. Tahun 2026 ini, ditetapkan sejumlah kegiatan penting meliputi perbenihan, Program ICARE, serta pendampingan program strategis Kementerian Pertanian. Selain itu, perlunya penataan operasional kebun, pembagian tugas petugas kebun, serta penyesuaian perencanaan kerja.
Selanjutnya, Ketua Tim Kerja Program dan Evaluasi (Abdullah Umar, S.P., M.Sc.) menyampaikan bahwa total pagu anggaran BRMP Kalbar tahun 2026 sebesar Rp51,6 miliar, dengan fokus utama pada Program ICARE yang menyerap sekitar 82 persen anggaran. Target ketersediaan benih meliputi padi, jagung, kedelai serta hortikultura. Pelaksanaan kegiatan dapat direncanakan melalui empat tahapan triwulanan, mulai dari persiapan hingga pelaporan dan evaluasi kinerja.
Diskusi yang dipimpin Ketua Tim Kerja Layanan Kerja Sama dan Diseminasi Modernisasi Pertanian (Agus Subekti, S.P., M.P.) membahas sejumlah masukan terkait kondisi kebun, perubahan anggaran ICARE, serta pentingnya percepatan penentuan lokasi tanam dan ketersediaan benih dengan mempertimbangkan kesesuaian lahan dan kerja sama dengan petani.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai BRMP Kalimantan Barat memiliki pemahaman yang selaras terhadap arah kebijakan, program, dan target kinerja tahun 2026 guna mendukung pelaksanaan tugas yang terencana dan berorientasi hasil.